Menurut Permenkes No. 21 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan, dan masa sesudah melahirkan, pelayanan kontrasepsi, dan pelayanan kesehatan seksual, hal ini selaras dengan isu strategis Kabupaten Situbondo yaitu meningkatnya angka kematian ibu sehingga diperlukan langkah konkret pencegahannya
Latar belakang permasalahan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Jatibanteng adalah rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan, seperti yang diketahui pemeriksaan Antenatal Care merupakan pemeriksaan kehamilan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada ibu hamil secara optimal, hingga mampu menghadapi masa persalinan, nifas, menghadapi persiapan pemberian ASI secara ekslusif, serta kembalinya kesehatan alat reproduksi dengan wajar. Berdasarkan data cakupan Wilayah Kerja Puskesmas Jatibanteng, kab. Situbondo tahun 2022 jumlah ibu hamil K1 299 orang ( 97,1%) dan jumlah ibu hamil K4 164 orang (53,2 %), dari data ini bisa kita lihat perbedaan capaian yang sangat signifikan antara K1 dan K4 yg seharusnya sama.
Upaya untuk menangani permasalahan maka UPT Puskesmas Jatibanteng berdasarkan latar belakang diatas maka perlu di bentuk suatau kegiatan khusus untuk pemeriksaan ibu hamil, konseling dan menggali pengetahuan ibu. Serta untuk meningkatkan kwalitas pelayanan pada ibu hamil di posyandu sehingga perlu dibentuk kegiatan yang bisa meningkatkan cakupan pelayanan pada CATIN dengan melaksanakan pemeriksaan catin secara tersendiri
Kebaharuan dari Inovasi Siap Cantik Puskesmas Jatibanteng yaitu “Siap Tanggap Calon Pengantin Tingkatkan Kesehatan” yaitu melaksanakan edukasi, pembuatan video dan banner, kepada calon pengantin pria dan wanita sehingga mewujudkan peningkatan kesadaran dan pengetahuan calon pengantin tentang pentingnya pemeriksaan di awal kehamilan sesuai standart kesehatan.
Langkah-langkah yang dilakukan pada “SIAP CANTIK” yaitu : 1. Pedaftaran di loket: 2. Pemeriksaan dan skrining di Poli KIA; 3. Pemeriksaan di Laboratorium (Golda, Hb dan HIV); 4. Pemberian imunisasi Td; 5. Edukasi di Poli KIA (hasil pemeriksaan laboratorium dan masalah kehamilan); 5. Mendapatkan terapi Tablet tambah darah Catin; 6. Pemberian sertifikat Catin.
