Upaya percepatan penurunan stunting memerlukan dua strategi utama, yaitu intervensi spesifik dan sensitif, yang saling melengkapi dalam rangka meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Intervensi spesifik ditujukan langsung untuk mengatasi kekurangan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program ini menyasar ibu hamil, bayi, dan balita.
| Sasaran | Program / Kegiatan |
|---|---|
| Ibu Hamil | Tablet tambah darah, makanan tambahan ibu hamil KEK, imunisasi TT, pemantauan berat badan |
| Bayi & Balita | Inisiasi Menyusu Dini, ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, vitamin A, imunisasi lengkap, obat cacing, penanganan gizi buruk |
Tujuan: menurunkan prevalensi stunting dengan perbaikan gizi ibu dan anak secara langsung.
Intervensi sensitif menyasar faktor tidak langsung penyebab stunting, seperti lingkungan, perilaku, dan kondisi sosial-ekonomi keluarga.
| Fokus | Program / Kegiatan |
|---|---|
| Sanitasi & Air Bersih | Peningkatan akses air bersih dan sanitasi |
| Edukasi | Edukasi pola asuh anak dan gizi melalui kelas ibu balita/BKB |
| Perlindungan Sosial | Jaminan sosial dan ekonomi keluarga miskin (PKH, bantuan pangan) |
| Layanan Kesehatan | Peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar |
| Pemberdayaan | Pemberdayaan perempuan dalam perawatan anak |
Tujuan: menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak optimal.
Keberhasilan penurunan stunting sangat bergantung pada integrasi lintas sektor. Contohnya:
| Intervensi Spesifik | Intervensi Sensitif |
|---|---|
| Bayi mendapat ASI eksklusif | Akses air bersih |
| Ibu hamil mendapat tablet tambah darah | Bantuan sosial |
| Balita mendapat imunisasi lengkap | Edukasi gizi keluarga |