Deskripsi Inovasi
Angka stunting Kabupaten Situbondo tahun 2022 berdasarkan data SSGI sebesar 30,9 persen yang mana angka tersebut tergolong tinggi dari target nasional sebesar 14 persen. Selain itu efek pandemi yang menyebar pada Maret 2020 lalu di Kabupaten Situbondo sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat dan berdampak pada asupan nutrisi balita sebagai kelompok rentan. Upaya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo perlu dilakukan inovasi Gesit Gembira (Rumah Pemulihan Gizi Situbondo Gerak Membagi Makanan Bersama) sejak tahun 2021 lalu hingga saat ini.
Tujuan GESIT Gembira
- Pengembangan layanan RPG Situbondo mendukung percepatan penurunan stunting.
- Petumbuhan dan perkembagan pasien balita stunting yang terpantau.
- Ibu pasien balita stunting memahami pengetahuan tentang tumbuh kembang balita, gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat dan stunting.
- Memberikan edukasi dan konseling pada ibu pasien balita stunting tentang menu gizi seimbang dan cara penyajiannya.
- Memberikan pendidikan gizi kesehatan dan pengasuhan bagi orangtua pasien balita stunting.
- Mendekatkan pelayanan dengan melakukan kunjungan rumah.
Manfaat Gesit Gembira
- Dengan Gesit Gembira pasien tetap mendapat pelayanan, terpantau status gizi, dan kesehatannya.
- Mengetahui peningkatan status gizi dan kesehatan balita melalui pengukuran antropometri.
- Menambah pengetahuan orang tua pasien tentang tumbuh kembang balita, gizi seimbang, dan perilaku hidup bersih dan sehat.
- Ibu balita mengerti tentang menu gizi seimbang dan cara penyajiannya dan menerapkannya dalam pemberian makan anak.
- Rumah Pemulihan Gizi Situbondo dengan fungsi fasilitasi dapat menyelesaikan permasalahan gizi di masyarakat yang tidak dapat diselesaikan oleh Puskesmas dan jaringannya.
- RPG Situbondo Sebagai contoh praktik baik, menjadi rujukan kabupaten lain/institusi pendidikan untuk belajar penanganan masalah gizi terintegrasi.
